Kreativitas dan Dilema Seorang Penulis Novel
Disini saya akan menceritakan salah satu sebuah cabang industri yang menuntut kreativitas dan passion dalam pengerjaannya,yaitu pekerjaan seorang penulis novel.Dimana ia dituntut untuk mengetahui apa yang sedang hangat di masyarakat dan mengembangkannya dengan kemampuan kreatiivitas yang ia miliki.
Kenapa saya mengambil industri kreatif ini?,karena saya juga seorang penulis novel amatir yang tulisannya sudah ditolak berkali-kali oleh editor,salah satu dilemanya seorang penulis,jika yang editor tidak suka maka akan langsung ditolak dengan cara yang lembut,sama seperti "aku suka sama kamu" terus ia jawab "ia aku terima dan kita putus ya?",yah kira-kira sakitnya begitu.
Bagian awal sebuah novel yang harus dipikirkan adalah bagian judulnya,biasanya aku menulis sampai tamat terlebih dahulu baru bisa menentukan judulnya karena judul adalah rangkuman dari seluruh cerita.
Itu contoh ilustrasi untuk novel baruku "mudah-mudahan nggak ditolak sama editor lagi...." coba-coba ngambar sendiri supaya hemat tapi temen-temenku bantuin untuk edit sana-sini dan bantuin gambar ilustrasinya juga.karena novelku bergenre LIGHT NOVEL.
Bagian Kedua yang tidak kalah penting adalah Karakter-karakternya,karena di Light Novel yang ditonjolkan adalah ilustrasi karakternya,harus kuat dan memiliki ciri khas.
Nah itu juga hasil gambarku,kata kawanku gambaranku beraliran Shojo Manga,aku juga kurang tau tapi memang pada dasarnya aku hanya bisa gambar karakter perempuan saja kok
Bagian ketiga adalah bagian terpenting dan paling penting dalam novel,yaitu ceritanya.karena kalo nggak ada cerita kan bukan novel malah buat manga kan?
Karena aku malas ngetik dan cepet capek kalo ngeliat komputer khususnya word.jadi novelnya aku tulis terlebih dahulu baru aku ketik karena aku cocok dengan cara itu yang sederhana dan bisa nulis dimana saja dan kapan saja tanpa perlu buka laptop.tulisan ku memang jelek tapi yang penting pas nulis di komputer tulisanku nggak jelek kan?
Hal-hal yang perlu dimiliki seorang penulis novel
1. Rela begadang sampai pagi nulis kalo udah deadline(deadlinenya buat sendiri,biar teratur)
2. Rela dengar ocehan perempuan-perempuan tukang kritik ndak jelas yang nggak baca langsung nge-judge sendiri.
3. Pantang nyerah walaupun ditolak editor berkali-kali.(Passion buat nulis terus membara)
4. Rela pegel-pegel pas buat novelnya(bisa kram tangan,punggung dan leher lho...)
5. Nyari inspirasi sampai kayak nyari harta karun.(inspirasi kau dimana????)
kurasa itu adalah hal-hal yang aku rasakan sewaktu menulis sebuah novel.Walaupun industri ini belum menghasilkan uang cash.Aku menyukainya.Karena aku senang menulis dan lebih senang jika karya ku dibaca dan dihargai orang lain.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar